Purwokerto, Antara Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
berpendapat perlu ada keseriusan dari pemerintah dalam menyelesaikan
berbagai permasalahan yang dihadapi para petani tebu terkait dengan
gula.
"Harus ada tindakan, entah itu berbentuk regulasi atau
kebijakan, tapi yang jelas butuh keseriusan pemerintah pusat terkait
soal gula dan harus mengutamakan kepentingan petani tebu," kata Ganjar
usai acara "Ngopi Bareng Ganjar" di Purwokerto, Jumat.
Menurut Ganjar, permasalahan terkait dengan gula di Indonesia
sebenarnya berada di bagian hilir atau pabrik gula yang harus
direvitalisasi.
"Pabrik-pabrik gula di Jateng perlu direvitalisasi dan perlu ada daya paksa sedikit dari pemerintah," ujarnya.
Ganjar menjelaskan harus ada politik pergulaan yang serius dari
pemerintah jika ingin swasembada gula dan Jateng sudah mendorong agar
petani tebu diperhatikan dengan cara membatasi "raw sugar" sesuai per
lokasi serta waktu giling.
"Pemerintah harus serius dalam menangani 'raw sugar', bukan
terus kita menolak impor gula karena memang kebutuhan beras kita masih
kurang, namun tetap memprioritaskan tebu petani," katanya.
Setiap panen tebu dan memasuki musim giling, kata Ganjar,
pemerintah berkewajiban memberikan perintah kepada pabrik gula agar mau
menggiling tebu dari para petani.
"Kendati demikian, pabrik gula pasti lebih memilih untuk
mengolah 'raw sugar' karena efisien dan menguntungkan," ujarnya.
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © 2015