Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat Untuk Demokrasi (SIGMA),
Said Salahuddin menilai ada beberapa hal yang mempengaruhi pasangan
Ganjar Pranowo - Heru Sudjatmoko dalam penghitungan cepat Pilkada Jawa Tengah."Kemenangan
ini (Ganjar Pranowo - Heru Sudjatmoko) menurut saya turut dipengaruhi
setidaknya oleh 3 (tiga) hal," kata Said kepada Tribunnews.com, Minggu
(26/5/2013).
Said mengatakan, faktor pertama, dipengaruhi solidnya
suara PDI-P di provinsi Jawa Tengah. Seperti diketahui, Jawa Tengah
merupakan salah satu provinsi yang menjadi lumbung suara PDI-P pada
setiap kali Pemilu.
"Ini sekaligus menunjukkan PDI-P berhasil menggerakkan mesin partainya menjelang 2014," katanya.
Untuk
faktor yang kedua menurut Said, ada pengaruh Jokowi yang cukup
signifikan pada kemenangan Ganjar itu. Sebab Gubernur DKI Jakarta itu
adalah salah seorang tokoh sentral di Jawa Tengah yang sangat disegani,
dan kebetulan juga adalah kader terbaik yang dimiliki PDI-P.
"Perannya
sebagai jurkam Ganjar dalam kampanye Pilgub lalu saya kira berimplikasi
positif terhadap besarnya dukungan pemilih kepada Ganjar," ucapnya.
Sedangkan
faktor ketiga, dipengaruhi oleh kekuatan figur Ganjar sendiri.
Reputasinya sebagai politisi yang selama ini dikenal cerdas turut
mendorong pemilih mencoblosnya. Tidak terkecuali penampilannya.
"Saya
sering membaca komentar dari sebagian warga Jawa Tengah, terutama kaum
perempuan, yang sebelum pemilihan menyatakan secara terbuka akan memilih
ganjar karena wajahnya dianggap 'gganteng'," ujarnya.
"Sekalipun
belum hasil resmi, namun kemenangan Ganjar versi hitung cepat sepertinya
tidak akan jauh berbeda dengan hasil perhitungan manual versi KPU
kelak," ujarnya.