Penghafal Alquran saat ini sudah
menjamur di
Indonesia. Pondok-pondok tahfidz Alquran terus berkembang
dan mencetak ribuan
santri hafiz Alquran.
Salah satunya adalah PPPA
Daarul
Qur’an yang dirintis Ustadz Yusuf Mansur yang terkenal dengan
slogannya '
one day one ayat'.
Imam Besar
Masjid Nabawi, Syaikh Sa’ad Al Ghamidi bahkan memuji
metode yang dipopulerkan Ustaz Yusuf Mansur untuk menghafal ayat suci
Alquran tersebut.
"Terus terang, saya salut dengan apa yang dibuat Syaikh Yusuf. Bagi saya apa yang beliau buat itu
‘ajib
(menakjubkan) dan gharib (masih langka). Saya belum pernah melihat
metode yang semisal ini sebelumnya," kata Syaikh Al Ghamidi saat
diwawancara wartawan, Ahad (30/3) malam.
Menurut Syaikh, walaupun yang dihafal cuma satu ayat per hari, jika
istiqamah dan konsisten jauh lebih baik daripada menghafal dalam jumlah
banyak tapi tidak istiqamah.
"Sesuatu yang kecil tapi terus-menerus, jauh lebih disukai
Allah
daripada sesuatu yang besar tapi hanya sekali saja," ujar Syaikh Al
Ghamidi.
Syaikh Al Ghamidi yang saat ini menjabat direktur sekolah swasta
bernama Mohamed Al Fateh di
Damman juga berperan sebagai pembimbing
utama pelajaran Alquran di Pusat Chatibi Imam. Ia telah lama mempelajari
berbagai metode dalam menghafal Alquran untuk diterapkan di sekolahnya.
Namun, ketika diperkenalkan dengan metode dari Ustaz Yusuf Mansur ia
takjub karena merupakan hal baru dan menarik baginya. "Saya mendukung
Daarul Qur’an pimpinan Ustadz Yusuf untuk terus mengajarkan anak-anak
agar menghafal Alquran," kata Syaikh Al Ghamidi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --
Reporter : Hannan Putra